Well..

Okaay , Liburan akan berakhir dalam 3 hari lagi haha, tapi masih banyak hal penting yang belum dilakuin selama liburan dan beberapa udah kelar sih, Nah hal ini mungkin kalau udah mulai kuliah bakalan musti manage waktu lagi buat ngelakuinnya dan kebanyakan berakhir wacana. Okaay saya emang bukan mahasiswa sibuk sih , basicaly i spend my time reading a book and learn about Design especially UX on my daily basis tapi ya ga konsisten juga sih (kaya tulisan ini campur indo – English). Semakin saya baca , semakin saya explore akan sesuatu yang saya passionate about ,Semakin saya ngerasa  keluar dari jalur yang sekarang lagi saya ikuti , yaitu kuliah di jurusan ini yang mana banyak dari kurikulumnya ga menjangkau interest saya . kadang sempat mikir , kalau saya belajar semuanya gimana mau bisa fokus ?. Mungkin dulu saya pernah curhat juga di post-an yang ini

Design? Programming? Networking? or Business? I have no idea
I confused about what i have to focus. Sometimes i code , sometimes i design , and sometimes i read a business book , and also i joined Network and Security club on my college. In the other hand ,  the circumstance forces me to learn all kind of that things , it makes me feel like i could handle all of that stuff , and be expert at all. NO , i just wanted to learn one thing and followed by the other things after i am sure that i capable enough at that thing. Like i am currently learning about design , but there is no design thing in my college courses. So , I decided learn by self-taught , when i  focusing myself to learn about design , Tons of Assignment beyond design thing appear to me . and i’ve to make it done which is by sacraficing my design time :’
I am little bit disappointed about my college life right now .

We only live once, right ?

Kadang membatasi diri itu adalah sesuatu yang ga baik juga , tapi di lain hal bukannya ada hal yang harus kita batasi dan ada hal yang harus kita prioritaskan dalam hidup ?
Misalnya sekarang , saya udah nemu sesuatu yang bakalan saya tekuni untuk di jadikan karir di masa depan , tapi di lain hal aktivitas saya sehari hari di kuliahan tidak menunjang untuk itu . padahal

“The future depends on what you do today.”
Mahatma Gandhi

Seolah-olah sekarang kuliah cuma formalitas (kuliah disini yang masuk kelas). Beberapa waktu lalu saya sempat riset lewat internet dan pengalaman orang lain kemudian bikin kurikulum tentang hal yang ingin saya pelajari di post-an ini

Setelah tau ada banyak hal yang harus di pelajari , saya sadar itu bakalan makan waktu yang lama. Ditambah lagi belum ada lingkungan yang nge boost semangat buat belajar selama saya kurang lebih kuliah 2 tahun disini (terutama orang-orang yang saya temui , beberapa ada tapi ya mereka juga punya urusan masing-masing) , ya saya gak bisa maksain lingkungan harus gini gitu , tapi at least you know what you want to do in several years to go and show it to anyone that you have a passion on something that you really care about. Nah hal itu yang sekarang belum ada di lingkungan yang lagi saya tempati. Kebanyakan pada Kuliah-Pulang-Kuliah , masih jarang yang keliatan punya interest akan sesuatu yang berbau IT (karena saya kuliah di jurusan IT) , paling di kelas hanya beberapa orang yang emang punya kemauan lebih buat explore sama hal yang lagi mereka pelajari. Mungkin saya masih kurang explore ke teman-teman kelas dan masih belum nemu lingkungan yang pas. Pengen bikin lingkungan yang kaya gitu (belajar) tapi masih berjuang buat cari orang-orangnya. Kadang pengen rehat sejenak dari kuliahan , pengen spend my time alone to pursue what i want to achieve , because i think , my college life just so terrible . Tapi ya reality kadang ga sesuai ekspektasi, mindset orang beda-beda dan itu yang menjadikan kita satu (lol wat) .

Pengen bilang “Harus kah berhenti kuliah dan ikutin course sama communtity yang mendukung apa yang ingin saya gapai ?”

Jawabannya sudah pasti : NO !

Because , i live in indonesia , doesn’t mean i disappointed being indonesian, tapi apa main saya terlalu jauh sampai mikir kaya gitu ?  or Am i feeling alone because i just care to myself and being closed to everybody ?
Sebenernya saya cuma pengen di kelilingin sama orang-orang yang memberikan positive vibes . Because lingkungan has a biggest impact for someone life right ?

Udah ikut beberapa club sama organisasi tapi ya gitu , masih belum nemu orang-orangnya , masih harus berjuang cari orang-orang nya dan semoga sooner or later ketemu haha. Karena sekarang semangat buat kuliah udh beda dan malah ngedown.

So , what i have to do now is work harder and make something until everyone know about me an invite me to join in.

Tapi saya bersyukur hidup di era yang mana apapun bisa kita pelajari dan batasannya cuma diri kita sendiri dan kemauan kita buat belajar.

Reminder.

 

View story at Medium.com

Tiga kata paling sederhana untuk menjawab pertanyaan "Kenapa harus mulai sekarang juga?" dari @garyvee . #1000StartupDigital

A post shared by Gerakan 1000 Startup Digital (@1000startupdigital) on

Kenapa sih kita harus Memperingati Hari Pendidikan Nasional ?

 

Ki hajar dewantara
source : google images

Dimulai dari sejarah Hari pendidikan Nasional dulu deh ya. Kenapa disebut sebagai Hari Pendidikan Nasional ? karena pada awalanya pendidikan di indonesia itu hanya diperuntukan kepada anak-anak kelahiran Belanda dan orang kaya Indonesia. Ki Hajar Dewantara yang kita kenal sebagai Bapak Pendidikan Indonesia ternyata  berasal dari keluarga kaya Indonesia. Beliau menentang kebijakan Pendidikan pada masa Hindia Belanda. Akibat menentang kebijakan tersebut Bapak Ki Hajar Dewantara pun diasingkan ke Belanda. Setelah kepulangan beliau ke Indonesia Bapak Ki Hajar Dewantara mendirikan lembaga pendidikan yang biasa kita kenal dengan sebutan Taman Siswa dengan filosofinya Tut Wuri Handayani (dari belakang memberikan dorongan ) yang sekarang dijadikan sebagai semboyan untuk dunia pendidikan Indonesia . Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia. Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Nah dari sejarah singkat diatas , muncul pertanyaan dari ane. Kenapa sih kita harus memperingati Hari Pendidikan Nasional ? toh gak bakalan mengubah apapun terhadap sistem pendidikan di Indonesia saat ini.  Setelah beberapa saat memikirkan jawaban dari pertanyaan itu akhirnya ane menyadari satu hal gan, bahwa kita sebagai masyarakat Indonesia apalagi ane sendiri yang sekarang dalam masa mengenyam pendidikan di  Indonesia seharusnya menghormati perjuangan yang telah dilakukan oleh Bapak Ki Hajar Dewantara, karena tanpa perjuangan beliau mungkin saat ini sistem pendidikan di Indonesia bakalan lebih hancur dan mungkin bakalan ada pembeda si Kaya dengan si Miskin walaupun sebenarnya sekarang hal itu masih terjadi di dunia pendidikan Indonesia.

Sekarang tugas kita sebagai rakyat Indonesia seharusnya senantiasa meningkatkan mutu pendidikan, memberikan persembahan yang terbaik bagi bangsa ini, belajar yang rajin, terus menimba ilmu, mengutamakan yang namanya kejujuran walaupun sekarang sistem di Indonesia itu menuntut siswa untuk mencapai nilai setinggi-tingginya dan itu membuat para siswa stres, sehingga  siswa tersebut melakukan berbagai cara untuk mendapatkan nilai yang tinggi termasuk dengan menyontek. Padahal seharusnya kita malu , seharusnya kita sadar kalau sekolah itu adalah salah satu media dan tempat buat belajar, bukan buat menyontek. Sekolah yang bisa dibilang merupakan rumah kedua bagi kita seharusnya dijadikan tempat untuk saling berbagi dan belajar untuk menggapai prestasi bukan malah mengejar nilai yang tinggi dengan cara yang salah.

Salah satu hal yang sampai sekarang bikin ane miris terhadap pendidikan di Indonesia gan, masi ada aja anak-anak yang bolos ke sekolah dengan alasan males, lebih memilih warnet ketimbang belajar di sekolah, hura-hura sana sini, tawuran dan sebagainya. Apakah mereka sadar ? masih banyak diluar sana anak-anak yang pengen sekolah tapi gak punya biaya buat sekolah. Anak-anak yang memiliki semangat tinggi untuk belajar, tapi gak punya fasilitas untuk itu dan anak-anak yang  ikut bekerja mencari nafkah keluarga biar bisa sekolah. Ayo kita yang sudah diberikan kecukupan jangan sampai kalah dengan mereka yang berjuang untuk memperoleh pendidikan. Mari kita membangun bangsa ini untuk lebih baik. Jangan jadikan diri kita sebagai beban negara tapi lakukanlah hal yang akan membuat orangtuamu , gurumu , temanmu , sahabatmu , sekalipun pacarmu bangga atas prestasi yang kamu gapai.

Mungkin apa yang ane bilang di atas terkesan sedikit lebay haha, tapi setidaknya mulai dari sekarang kita sebagai pelajar, termasuk diri ane sendiri, berusaha untuk tidak pernah mengabaikan yang namanya belajar, apapun itu ketika lu masih bisa bernafas, belajarlah!  Buat yang males pergi bimbel, setidaknya lu jangan pernah bolos, jangan menjadikan hal kecil sebagai alasan lu buat gak pergi bimbel ,kayak Hujan Batuk, Flu dikit dan semacamnya.  Buat lu yang sekarang lagi berjuang belajar untuk SBMPTN biar bisa masuk PTN impian lu, jangan pernah menunda ketika ada kesempatan dan waktu untuk belajar karena Ujian yang sebenarnya telah menanti. Kepada yang sudah membaca artikel ini dari awal sampai akhir, semoga kita pelajar Indonesia yang  akan menjadi penerus bangsa. Bisa membuat negeri ini bangga dengan prestasi yang kita raih.

Tanda tangan

Quotes of The day

“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” – Nelson Mandela

sumber terkait :

Gak Usah Dibaca

Catatan Harian Aprianil
Yogyakarta, 1 Mei 2015

26 April 2015
26 April 2015

  Tepat pada hari ini, ane bakalan nambah satu aktivitas harian ane yaitu bikin “catatan harian” yang berisi kronologi kejadian dari ane bangun tidur sampe ane tidur lagi. Yaeeelah kurang kerjaan banget ane bikin begituan :D. Setidaknya ane mencoba untuk belajar menulis dan semoga saja catatan harian ini bakalan bermanfaat dan meninggalkan kenangan bagi kehidupan ane kelak, aamiin 🙂 (more…)